Tiga Pemain Swiss Kena Sanksi FIFA Akibat Selebrasi Politis

BolaGP Sport   June 26, 2018   Follow @bolagpsport

Tiga Pemain Swiss Kena Sanksi FIFA Akibat Selebrasi Politis
Tiga pemain Timnas Swiss dijatuhi sanksi oleh FIFA akibat selebrasi gol yang dinilai bermuatan politis.

Ketiga pemain tersebut adalah Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, dan Stephan Lichtsteiner.

Namun, ketiganya tidak mendapatkan sanksi larangan bermain di Piala Dunia 2018 Rusia.

Aksi selebrasi ketiganya dilakukan pada laga kontra Serbia di lanjutan Grup E, Sabtu (23/6/2018). Paga laga itu Swiss menang dengan skor 2-1. Xhaka cs diketahui membuat sebuah gestur elang berkepala dua atau Albanian Eagle.

Dilansir BBC, Albanian Eagle adalah elang yang menjadi simbol di bendera negara Albania. Simbol tersebut ditirukan oleh Xhaka dan kolega dengan melentangkan kedua tangan di dada hingga membentuk simbol mirip elang.

Selebrasi berupa Albanian Eagle dikaitkan dengan Xhaka dan Shaqiri yang punya darah Kosovo dari orang tuanya. Kosovo adalah daerah konflik di Serbia. Banyak orang yang harus mengungsi, termasuk keluarga Xhaka dan Shaqiri. Adik Xhaka, Taulant Xhaka, adalah pemain Timnas Albania.

Dilansir BBC, setelah melakukan investigasi, FIFA memastikan Xhaka dkk bersalah karena gestur yang mengandung simbol politik. 

Xhaka dan Shaqiri mendapat peringatan dari FIFA dan denda 10.000 franc Swiss [Rp 144 juta]. Lichtsteiner didenda 5.000 franc Swiss [Rp 72 juta].

FIFA melarang keras segala pesan atau simbol politik dalam sepakbola. Jika kembali melakukan kesalahan yang sama, maka Xhaka, Shaqiri, dan Lichtsteiner akan mendapatkan sanksi dua kali larangan bermain.

Swiss akan menghadapi Kosta Rika di laga terakhir Grup E, Kamis (28/6/2018). Jika menang, maka Swiss akan melaju ke babak 16 besar apa pun hasil Brasil vs Serbia.

Swiss saat ini berada di posisi kedua klasemen Grup E dengan empat poin. Sama dengan poin Brasil di puncak klasemen. Serbia ada di posisi ketiga dengan tiga poin. Kosta Rika sebagai juru kunci belum mendapat poin.*

Show comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment