April 17, 2018

McMenemy Minta Pelaku Penyerangan Mario Gomez Dihukum Penjara

BolaGP Sport   April 17, 2018   Follow @bolagpsport
McMenemy Minta Pelaku Penyerangan Mario Gomez Dihukum Penjara
"Mengintimidasi lawan adalah sesuatu yang lain, namun menyerang secara fisik pelatih lawan adalah hal yang harus mendapatkan ganjaran penjara" (Simon McMenemy)

PELATIH Bhayangkara FC, Simon McMenemy, menilai pelaku penyerangan terhadap pelatih Persib Bandung Mario Gomez dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang (15/4/2018) dihukum penjara.

McMenemey menyatakan, ia baru pertama kali melihat suporter tim tamu berani menyerang secara fisik pelatih tim lawan. Tindakan oknum Aremania yang melukai Gomez dinilainya sebagai tindakan yang parah.

"Kami tak akan pernah melihat hal seperti ini di belahan dunia mana pun, ketika suporter masuk ke lapangan dan menyerang seorang pelatih lawan," kata Simon dikutip laman BobotohID.

"Mengintimidasi lawan adalah sesuatu yang lain, namun menyerang secara fisik pelatih lawan adalah hal yang harus mendapatkan ganjaran penjara," kata mantan pelatih timnas Filipina itu.

"Sama seperti saat seseorang memukul orang lain, maka itu harus dihukum penjara," tegasnya.

Pihak Arema sendiri sudah meminta maaf atas kericuhan di Kanjuruhan. Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC, Abdul Haris, mengatakan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan evakuasi.

“Kami mohon maaf sebesar-sebesarnya. Kamu sudah berusaha melakukan evakuasi korban secepatnya dan membuka posko untuk laporan korban,” ujar Abdul dikutip laman resmi Liga Indonesia.

Beberapa korban dari penonton ada yang langsung dilarikan ke rumah sakit. Abdul mengaku sangat terkejut dengan insiden kericuhan ini karena selama ini suporter tidak pernah bertindak kelewat batas.

“Kejadian ini bukan hal yang kami inginkan. Secara sosialisasi kami sudah berkoordinasi dengan stakeholder keamanan,” tutur Abdul.

Panpel Arema FC sadar betul apa yang terjadi akan berbuah sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Mereka memastikan bakal menerima keputusan yang diberikan Komdis.*

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment