July 30, 2018

Mario Gomez Senang Persib Tetap di Puncak Klasemen, Bobotoh Fantastis!

BolaGP Sport | July 30, 2018 |

Mario Gomez Senang Persib Tetap di Puncak Klasemen
PERSIB mengalahkan PS Tira 3-2 pada pertandingan lanjutan PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin 30 Juli 2018.

Berkat kemenangan tersebut, Maung Bandung bertahan di puncak klasemen hingga pekan ke-18 dengan nilai 32.

Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, pelatih Persib Mario Gomez mengaku senang timnya kembali menang di kandang lawan. Sebelumnya, Persib menang di kandang Persebaya Surabaya dalam laga tunda.

Gomez menilai, PS Tira bermain solid dalam laga ini, namun para pemainnya berhasil mengatasi hal itu dan memenangkan pertandingan.

"Saya pikir ini laga yang berat. Kita bisa menang, tapi PS Tira juga bermain sebagai tim yang sangat kuat. Sangat penting untuk kita kembali mendapatkan tiga poin. Sekarang sudah 32 poin dan kita tetap berada di puncak klasemen,” ujar Gomez dikutip laman resmi klub.

Pelatih asal Argentina itu juga menyanjung penampilan apik seluruh pemainnya. Kerja keras dan kekompakan Maung Bandung sangat mempengaruhi hasil pertandingan.

“Saya juga sangat bangga dengan para pemain. Karena mereka bermain dengan sangat baik dan sangat kuat,” tuturnya.

Dalam pertandingan itu, tiga gol kemenangan Persib dicetak striker baru Patrich Wanggai di menit 45+2 dan 83, serta Jonathan Bauman lewat titik putih di masa injury time

Dua gol PS Tira disumbangkan melalui gol bunuh diri kiper Persib M. Natshir di menit ke-45 dan Manahati Lestusen di menit 90 lewat tendangan penalti.

Sebelum pertandingan melawan PS Tira, Gomez menyaakan dirinya bertekad membawa Persib juara Liga 1 2018 demi para bobotoh.

"Oh, saya begitu mencintai mereka semua (bobotoh). Saya ingin berikan mereka hadiah terindah, yaitu juara. Dukung kami selalu, buatlah stadion penuh dan riuh dengan teriakan kalian," kata Gomez seperti dilansir situs resmi klub.

Liga 1 2018/19 menjadi musim debut Gomez bersama Persib dan melatih klub Indonesia. Sebelumnya, pelatih berusia 61 tahun ini berkarier bersama klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Di awal musim, Gomez sedikit kesulitan mengangkat performa para pemain Maung Bandung. Namun perlahan, ia berhasil memperbaiki penampilan Supardi Nasir dkk.

Gomez sudah berhasil membawa Persib sebagai juara paruh musim Liga 1 dan bertahan di pekan pertama putaran kedua dengan mengalahkan PS Tira. 

Kini Persib mengoleksi 32 poin. Di pekan ke-19, Persib berpeluang besar mempertahankan posisi puncak klasemen karena bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu tim yang sedang bermasalah, Sriwijaya FC.

Menurut Gomez, keberhasilan Persib sejauh ini tak terlepas dari dukungan para bobotoh. Gomez pun mengaku terkesan dengan totalitas bobotoh dalam mendukung Persib.

"Bisa dilihat dalam setiap pertandingan, mereka selalu mempersembahkan aksi-aksi kreatif, seperti gambar besar (konfigurasi) di tribun penonton. Berapa banyak waktu, uang yang mereka sudah habiskan untuk membeli tiket pertandingan, tiket pesawat, kereta untuk mendukung kami semua." kata Gomez.

 Gomez mengaku terpukau dengan dukungan bobotoh di setiap pertandingan. Bukan cuma di kandang, para bobotoh pun setia menemani Persib di partai tandang, bahkan dalam laga di Papua sekalipun.

"Ketika duduk sendiri sambil minum teh, saya berpikir. Wow, begitu luar biasanya mereka (Bobotoh). Mereka seperti tak pernah kehabisan energi untuk mendukung Persib. Berbagai daerah kami kunjungi, dan mereka selalu ada untuk memberikan dukungan kepada Persib. Fantasticco!" kata Gomez.

Nil Maizar Kecewa

Dari kubu tuan rumah, pelatih PS Tira, Nil Maizar, menyatakan kecewa dengan hasil akhir pertandingan.

Tak mau menyalahkan para pemain, Nil menilai, kepemimpinan wasit Djumadi Effendi menghancurkan harapan PS Tira, terutama hukuman penalti pada menit akhir.

"Pertandingan sebenarnya menarik. Saya hanya sedikit mengeluhkan kepemimpinan wasit. Pertandingan menarik, pemain kerja keras, hanya ending-nya tidak," kata Nil.

Pelatih asal Sumatera Barat tersebut tak memungkiri pemainnya kehilangan fokus saat gol pertama Persib tercipta yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Seharusnya, kata Nil, striker Patrich Wanggai tidak berdiri bebas di dalam kotak penalti.

"Evaluasinya adalah fokus pemain. Tidak pantas Wanggai enak kontrol bola dan menendang dengan enak.  Pemain belakang kehilangan fokus. Tapi, secara umum pemain bermain bagus," ungkapnya.


Previous
« Prev Post

Related Posts

Show comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment