PSMS Medan Pecat Djanur, Sriwijaya FC Depak Rahmad Darmawan

PSMS Medan Pecat Djanur, Sriwijaya FC Pecat Rahmad Darmawan
MENJELANG berakhirnya putaran pertama Liga 1 2018, dua pelatih dipecat secara hampir bersamaan. PSMS Medan memecat pelatih Djadjang Nurdjaman (Djanur) dan Sriwijaya FC memecat pelatih Rahmad Darmawan (RD).

Pemecatan Djanur dan RD dilatarbelakangi masalah yang berbeda. Sriwijaya FC dilanda masalah gaji pemain yang terlambat. PSMS yang baru promosi di Liga 1 2018 bermasalah soal performa tim sehingga berkutat di papan bawah klasemen.

Sriwijaya FC sudah tidak lagi ditangani pelatih Rahmad Darmawan saat Laskar Wong Kito melawan Mitra Kukar di pekan ke-16 Liga 1 2018, Selasa (17/7/2018).

RD memberikan konfirmasi bahwa dirinya sudah dipecat Sriwijaya FC. "Iya, itu betul," ujarnya dikutip Kumparan.

"Kepastian saya sudah tak lagi menangani Sriwijaya FC itu semalam setelah saya bertemu dengan salah satu direktur klub," katanya.

RD juga membenarkan jika dirinya tidak lagi digaji selama dua bulan oleh SFC. Alasan ini pula yang ditengarai mendorong manajemen melepas lima pemain dalam waktu dekat, dua di antaranya Adam Alis dan Hamka Hamzah.

"Untuk alasan, silakan bertanya ke manajemen SFC karena sampai sekarang saya sendiri tidak tahu alasan pemecatan saya. Namun, kabar yang menyebutkan saya tidak digaji dua bulan (terakhir) oleh klub itu betul," ucap RD.

"Mulai hari ini, saya sudah tidak lagi di Sriwijaya FC. Lawan Mitra Kukar saya juga sudah tidak lagi bersama tim," kata RD dilansir Sriwijaya Post.

RD membenarkan tidak hanya dirinya dari jajaran tim pelatih yang dilepas Sriwijaya FC. Klub yang bermaskas di Palembang itu juga melepas pelatih kiper, Kurnia Sandi, dan asisten pelatih, Rasiman.

Mantan pelatih Persija Jakarta itu dilepas lantaran Sriwijaya FC tak sanggup untuk membayar gaji selama dua bulan terakhir.

Rahmad Darmawan mengatakan, manajemen Sriwijaya FC sudah membahas untuk melepasnya sebelum laga melawan Persija pekan lalu.

PSMS Pecat Djanur

PSMS Pecat Djanur
Pemecatan pelatih juga dilakukan manajemen PSMS Medan. Manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan ini resmi mendepak Djajang Nurdjaman alias Djanur dari kursi pelatih, Jumat (13/7/2018).

"Sudah resmi. Tentu, pencapaian ini perlu dievaluasi dan kami ganti pelatih," kata Sekretaris PSMS, Julius Raja, dikutip viva.co.id.

Manajemen PSMS dikabarkan segera membidik pelatih baru. "Sudah ada tiga nama, lokal dan asing," terangnya.

Manajemen PSMS juga berniat untuk merombak skuat Ayam Kinantan dengan mengganti beberapa pemain.

Djanur didepak setelah PSMS kalah dari Persipura Jayapura di markasnya sendiri, Stadion Teladan Medan.

Djanur mengaku sudah legowo atas hasil tersebut. Bahkan ia menilai, hal tersebut sudah biasa dalam sepak bola.

"Yang jelas saya terima keputusan ini. Hal ini biasa dalam dunia sepak bola. Masa saya harus menangis, saya punya keyakinan bisa membawa PSMS untuk bangkit dari keterpurukan, namun apa boleh buat ini sudah jadi keputusan mereka," kata Djanur dikutip Tribun Medan.

Eks pelatih Persib Bandung enggan menjelaskan permasalahan yang terjadi sejak Piala Presiden 2018.

"Yang jelas kemarin hubungan saya sudah tidak enak juga. Kemudian saat saya meminta pelatih fisik dan anjurkan beberapa pemain baru, ditolak. Tapi bagaimana pun saya sudah mencoba berikan yang terbaik," kata pelatih yang menangani PSMS usai dipecat Persib Bandung musim lalu.*