MotoGP Inggris Batal, Marquez Berterima Kasih kepada Dorna

MotoGP Inggris Batal, Marquez Berterima Kasih kepada Dorna
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara MotoGP, Dorna, dengan dibatalkannya MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (26/8/2018).

Menurut pemuncak klasemen sementara MotoGP 2018 ini, keselamatan para pebalap memang harus diutamakan.

MotoGP Inggris dinyatakan batal karena trek dinilai tidak aman (unsafe) bagi para pebalap akibat hujan yang mengguyur Sirkuit Silverstone. Kondisi itu juga sudah memunculkan insiden dalam latihan dengan cederanya Tito Rabat.

Menurut Marquez, keputusan untuk membatalkan balapan MotoGP Inggris pada akhirnya berada di tangan para pebalap.

"Mereka menggelar rapat Komisi Keselamatan (buat para rider) dan kami duduk bersama untuk menganalisis situasi," kata Marquez seperti dikutip Crash.net.

"Sejujurnya saya, dan sepertinya juga seluruh rider, ingin berterima kasih ke Dorna karena mereka sudah mau mendengar masukan kami dan sedari awal pertemuan itu mereka bilang 'kalian yang akan memutuskan' dan pada akhirnya semua memberikan pendapatnya," paparnya. 

"Salah seorang rekan kami (Rabat) ada di rumah sakit dengan cedera berat sehingga kami berpendapat bahwa keselamatan seluruh pebalap haruslah diutamakan dan tak mungkin (balapan dilanjutkan)."

"Ada seseorang di Komisi Keselamatan yang mengatakan bahwa belum pernah ada lagi balapan yang dibatalkan setelah 400 race, tapi terkadang memang begitulah kenyataannya," tuturnya.

"Jika berkendara sendirian di lintasan Anda tentu bisa (melakukannya), tapi dengan 24 motor melaju bakal sangat berbahaya jika Anda atau rider lain tiba-tiba terjatuh," sebut Marquez.

Marquez sebenarnya diuntungkan dengan pembatalan ini. Setidaknya, posisinya di klasemen tetap kukuh, apalagi ia harus start di posisi kelima.

Direktur balap, Mike Webb, menegaskan pembatalan MotoGP Inggris karena faktor cuaca. Keputusan dipilih setelah bertemu dengan Dorna Sport, FIM, IRTA, tim, dan para pembalap.

"MotoGP Inggris terpaksa dibatalkan karena faktor cuaca. Hujan yang lebat membuat kondisi lintasan tidak membaik. Kami sudah berusaha untuk menunda hingga kondisi lintasan membaik, tapi hal tersebut tidak terjadi," kata Webb.

"Membatalkan balapan menjadi opsi terakhir dan itu merupakan pilihan terburuk. Namun, demi keselamatan para pembalap, keputusan tersebut pun harus diambil," tambahnya.

Webb menambahkan keselamatan adalah hal yang utama dalam olahraga ini. Karena itu, pembatalan ini akan menjadi evaluasi untuk tahun depan agar bisa menanggulangi permasalahan serupa.

Direktur Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, menyebut pembatalan ini merupakan pengalaman yang unik. Sebab, ada skenario terburuk yang membahayakan keselamatan pembalap, sehingga semua pihak yang terlibat sepakat untuk membatalkan balapan.

"Saya pikir kita semua bisa sepakat bahwa keselamatan pengendara harus selalu didahulukan. Tidak ada pertanggungjawaban yang bisa menempatkan pembalap tetap membalap hari ini (kemarin)," ujar Meregalli seperti dilansir situs resmi Yamaha, Senin (27/8/2018).

"Selain lintasan sangat basah, ada genangan di beberapa titik, sehingga ada kekhawatiran yang besar."

"Kami sangat berterima kasih kepada penggemar yang telah sabar menunggu untuk menantikan GP Inggris. Kami juga berterima kasih kepada para marsekal dan sukarelawan, yang tidak meninggalkan lintasan selama beberapa jam, sementara kami semua menunggu keputusan," ucap Meregalli.

"Kami semua kecewa, tapi kami menghormati dan setuju dengan keputusan ini. Kami berharap cuaca yang lebih baik di seri berikutnya di Misano," imbuh Meregalli.

Balapan MotoGP 2018 seri berikutnya akan berlangsung di San Marino, Misano, Italia, Minggu 9 September 2018.*