Pelatih Persib Bandung Mario Gomez Kembali Kritik Wasit Liga 1 2018

Pelatih Persib Bandung Mario Gomez Kembali Kritik Wasit Liga 1 2018
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, kembali mengeritik wasit Liga 1 2018 yang dinilainya tidak bisa tegas atas pelanggaran keras para pemain di lapangan.

Gomez pun menyambut baik rencana PSSI yang akan melakukan evaluasi kinerja Komisi Disiplin (Komdis) dan wasit.

Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan demi meningkatkan kualitas kompetisi di Indonesia. Rencananya, evaluasi tersebut digelar saat Liga 1 diliburkan selama gelaran Asian Games 2018.

"Jika itu adalah hal yang baik, tentu itu bagus. Saya di sini baru tujuh bulan. Tapi, untuk pengalaman tentu bagus untuk mereka," ujar Gomez di laman resmi klub.

Sejauh ini, pelatih asal Argentina ini melihat keputusan yang dijatuhkan Komdis bersifat sepihak, tanpa ada pembelaan dari pihak pemain atau klub sendiri.

"Contohnya mereka terus memberikan denda tiga kali, tapi sebelumnya tidak ada soal pembelaan, pemain, pelatih kepala atau asisten. Tidak masalah memberikan denda, tapi tolong sebelumnya biarkan saya berbicara, lihat dulu videonya, diskusi, setelahnya silakan putuskan pelanggaran itu," jelasnya.

Selain itu, Gomez juga menyoroti kinerja wasit. Ia menilai wasit di Liga 1 tidak tegas alias lembek dalam mengambil keputusan ketika terjadi pelanggaran keras.

"Kasihan pemain, jika seseorang melakukan sesuatu di sini (kotak penalti) enggak ada pelanggaran, harusnya kartu kuning. Tapi, bukan cuma soal kartu kuning, juga untuk kartu merah dan diving," jelasnya.

Gomez membandingkan dengan liga di negaranya, Argentina. Dikemukakannya, evaluasi selalu dilakukan federasi di setiap musim sehingga kualitas sepakbola Argentina terus membaik.

"Saya ingat di negara saya, di Argentina, mereka juga banyak kekerasan di sana, tapi wasit juga ada evaluasi dan terus berganti," katanya.*