Gomez Minta Pemain Persib Segera Fokus Lawan PSM, Djanur Kaget Persebaya Menang

Gomez Minta Pemain Persib Segera Fokus Lawan PSM, Djanur Mengaku Kaget Persebaya Menang
Pelatih Persib, Mario Gomez, meminta skuatnya tidak larut dalam kekecwaan usai kalah telak 1-4 dari Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 20 Oktober 2018.

Gomez menilai, Maung Bandung kalah akibat banyak membuat kesalahan yang berbuah gol untuk tim tamu. 

"Permaslaahan bukan di strategi lawan. Kita membuat banyak kesalahan. Di babak pertama, kita membuat kesalahan. Bukan kesalahan kecil. Kita melakukan kesalahan yang fatal,” ujarnya dalam sesi jumpa pers seusai laga.

Gomez mengajak seluruh pemainnya untuk tidak larut dalam kekecewaan. Maung Bandung, kata dia, harus bekerja lebih keras lagi untuk menatap laga selanjutnya melawan PSM Makassar.

“Pertandingan sudah selesai. Jadi, kita harus fokus untuk pertandingan selanjutnya,” tuturnya dilansir laman resmi klub.

Di kubu Persebaya Surabaya, Pelatih Djajang Nurjaman (Djanur) mengaku tak menyangka jika timnya berhasil menang atas Persib. Djanur itu mengaku terkejut melihat anak asuhnya tampil habis-habisan.

"Soal hasil telak saya pikir cukup surprise kami juga ingin menang tadinya sih jujur mungkin dengan 2-1 cukup menang, tapi ternyata anak anak bisa lebih dari itu betul betul surprise kami bisa cetak empat gol," tuturnya.

"Pertandingan ini dua-duanya penting. Buat Persebaya penting untuk menjauh dari zona degradasi buat Persib juga penting untuk tetap menjaga asa menjadi juara jadi sebetulnya sudah diprediksi bakal sengit pertarungan di lapangan dan terjadi pada hari ini dua duanya tanpa pemain asing, satu satulah yah Dutra sama Victor dan kami juga. Walaupun Victor sebagai pemain lokal," papar Djanur.

Pelatih yang berhasil membawa Persib meraih juara ISL 2014 itu mengatakan jika timnya yang mayoritas dihuni pemain muda, sukses mengeluarkan seluruh kemampuannya hingga meraih poin penuh pada laga tersebut.

"Tapi betul-betul duel pemain lokal, sesuai dengan prediksi, ini mereka punya pengalaman, ada Hariono, Dedi, Tony, Pardi cukup pengalaman. Sementara kami muda muda, jadi itu betul betul terjadi duel di lapangan dan kami bisa memanfaatkan pemain muda dengan bisa mengeksplore kesempatan sehingga mencetak empat gol," pungkasnya.*