October 02, 2018

Persib Bandung Kena Sanksi Berat, Umuh dan Gomez Meradang

Persib Bandung Kena Sanksi Berat, Umuh dan Gomez Meradang BolaGP Sport
October 02, 2018

Persib Bandung Kena Sanksi Berat, Umuh dan Gomez Meradang
Rentetan sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persib Bandung dan Bobotoh, Selasa (2/10/2018) membuat kubu Persib Bandung meradang.

Sanksi ini diterima akibat kematian suporter Perija, Haringga Sirla (23), yang menyusup ke Stadion GBLA pada pertandingan Persib Bandung vs Persija Minggu (23/9/2018).

Haringga tidak mengindahkan imbauan polisi agar suporter Persija tidak datang ke Bandung. Pengeroyokan terjadi di luar stadion tiga jam sebelum pertandingan berlangsung.

Kubu Persib menilai, keputusan Komdis PSSI tidak mencerminkan keadilan dan mengabaikan fakta-fakta terjadinya pengeroyokan.

Manajer Persib Bandung,Umuh Muchtar, menilai sanksi Komdis PSSI ini tidak adail dan penuh rekayasa.

"Ini keputusan yang tidak adil, tidak benar. (keputusan) Ini sangat rekayasa, (disebut) ada sweeping segala macam itu, ini yang tidak benar," kata Umuh seperti dilansir CNNIndonesia.com.

"Buat apa ada investigasi, untuk apa datang ke Bandung, investigasi menanyakan semua permasalahan, mengumpulkan data-data, buat apa?" imbuhnya.

"Persekongkolan seperti ini yang harus kita sikat, antek-antek seperti ini ada di PSSI. Kalau bubar, bubar saja PSSI semua, bubarkan. Jadi kalau ketuanya (Edy) tidak salah sebetulnya, tidak ada urusannya kemarin dituntut ketuanya," ucap Umuh.

Amarah atas sanksi Komdis PSSI juga dikemukakan pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. Pelatih asal Argentina ini menilai, sanksi yang didapat Persib terlalu banyak. Ia juga membandingkan sanksi yang didapat Arema FC beberapa waktu lalu.

"Padahal saat itu para suporter masuk ke dalam stadion dan bukan di luar dan seseorang juga melukai kepala saya. Apa sanksi untuk mereka? Hanya separuh tribun yang ditutup dan mereka masih bisa menonton ke stadion," katanya dilansir laman Bobotoh.ID.

Tak hanya itu, Gomez juga mempertanyakan sanksi yang diterima timnya. Pasalnya selama laga panas tersebut berlangsung, pertandingan berjalam dengan kondusif.

"Kenapa kami tidak bisa bermain tanpa penonton, kenapa? Ketika Arema FC menghadapi Persija banyak suporter masuk ke lapangan dan tidak ada sanksi, FIFA tidak bisa melakukan itu. Kenapa mereka tidak disanksi dan ada sanksi bagi kami? Karena di GBLA kemarin tidak ada apa-apa di dalam stadion dan yang ada hanya pesta. Jika kami ada masalah di dalam stadion iya itu masalah," ujar Gomez.

Manajemen Persib Bandung secara resmi mengeluarkan sikap atas sanksi PSSI. Melalui laman resminya, Persib menilai PSSI tidak adil dan mengabaikan fakta di lapangan.

"Menyikapi keputusan hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, 1 Oktober 2018 yang telah dirilis, Persib berpendapat bahwa semua butir hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persib tidak menimbang semua fakta di lapangan, sama sekali tidak mencerminkan keadilan dan tidak memberikan solusi atas akar permasalahan yang ada," tulis laman resmi Persib Bandung.

Persib pun menyatakan telah mempelajari isi putusan Komdis PSSI dan mengaku keberatan dengan hukuman yang dijatuhkan. Persib pun akan segera mengajukan banding dan keberatan-keberatan dalam memori banding.

"Kami telah mempelajari isi keputusan Komdis tersebut dan kami sangat keberatan atas hukuman yang dijatuhkan. Untuk selanjutnya kami akan segera mengajukan banding dan keberatan-keberatan tersebut akan kami sampaikan dalam memori banding kami," lanjutnya.

Jika banding ditolak, maka Persib Bandung akan menjalani semua pertandingan kandang Liga 1 2018 di luar Jawa (Kalimantan) tanpa dukungan bobotoh. 

Di putaran pertama Liga 1 2019, Persib juga akan bermain tanpa bobotoh, meski sudah bisa bermain di Bandung.*

Show comments
Hide comments