October 12, 2018

Pertandingan Liga 1 2018 Dihentikan Jika Ada Nyanyian SARA, Politis, dan Hinaan

BolaGP Sport | October 12, 2018 |

Pertandingan Liga 1 2018 Dihentikan Jika Ada Nyanian SARA, Politis, dan Hinaan
Pertandingan Liga 1 2018 bisa dihentikan oleh wasit jika ada nyanyian SARA, politis, dan hinaan atau rasis di tribun penonton.

Laga juga bisa dihentikan jika ada ujaran mengandung SARA, politik, dan hinaan melalui koreografi di tribun stadion. 

Hal itu ditegaskan PSSI melalui rilis Komite Eksekutif dalam surat resmi yang dikeluarkan 11 Oktober 2018.

Merujuk pada hasil rapat komite etik PSSI tanggal 8 Oktober 2018, dalam surat tersebut disebutkan,  SARA (suku, ras, agama dan antargolongan), politik, dan hinaan di dalam stadion bisa membuat pertandingan dihentikan bukan hanya jika terdengar lewat nyanyian, namun juga berlaku dalam poster, spanduk, maupun koreografi.

Dilansir persib.co.id, Jumat (12/10/2018), PSSI menegaskan, nyanyian yang mengandung unsur SARA, Politik dan Penghinaan adalah lagu, suara, teriakan yang mengandung unsur SARA, pesan politik dan penghinaan; termasuk namun tidak terbatas pada kata-kata yang menghina/mengancam suatu suku, agama, ras dan golongan.

"Koreografi yang mengandung unsur SARA, Politik dan Penghinaan adalah gerakan, tarian, gambar, poster, spanduk, bendera dan sejenisnya yang mengandung unsur SARA, pesan politik dan penghinaan; termasuk namun tidak terbatas pada ungkapan kata-kata yang menghina/mengancam suatu suku, agama, ras dan golongan."

Nyanyian dan Koreografi sebagaimana didefinisikan pada poin 3 dan 5 tidak terbatas pada kelompok/tim yang sedang bermain di pertandingan tersebut.

Jika setelah tiga kali penghentian permainan dilakukan dan kejadian terulang, maka wasit dapat menghentikan permainan sepenuhnya dan menyatakan pertandingan selesai. Status pertandingan diserahkan kepada PSSI.

Berikut ini prosedur penghentian sementara bagi pertandingan yang dianggap mengandung unsur SARA, politik dan hinaan, sebagaimana ditetapkan Komite Eksekutif PSSI:

1. Pengawas pertandingan adalah satu-satunya pihak yang berwenang untuk memberikan notifikasi atas nyanyian & koreografi yang termasuk dalam definisi diatas kepada Wasit Cadangan (Fourth Official)

2. Wasit cadangan (Fourth Official) kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Wasit (Referee)

3. Wasit dapat kemudian menghentikan sementara permainan

4. Penghentian permainan dilakukan hingga nyanyian dan/atau koreografi dinyatakan tidak lagi mengandung SARA, Pesan Politik, Penghinaan dan berdasarkan petunjuk/aba-aba dari pengawas pertandingan

5. Permainan dimulai kembali berdasarkan ketentuan berikut:

a. Apabila pada saat dihentikan, bola ada diluar permainan, maka permainan dijalankan kembali berdasarkan posisi ketika bola tersebut diluar permainan (throw in, corner kick, penalty kick, free kick)

b. Apabila pada saat dihentikan, bola ada didalam permainan, maka permainan akan dimulai dengan dropped ball.

6. Pemain disarankan untuk menunjukkan sikap fairplay dengan membuang bola keluar lapangan

7. Setelah 3 kali penghentian permainan dilakukan dan kejadian terulang, maka wasit dapat menghentikan permainan sepenuhnya dan menyatakan pertandingan selesai. Status pertandingan diserahkan kepada PSSI.*

Previous
« Prev Post

Related Posts

Show comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment