January 9, 2019

Radovic Bertekad Bawa Persib Bandung Juara Liga 1 2019, Meski Ditarget 4 Besar

Radovic Bertekad Bawa Persib Bandung Juara Liga 1 2019
Usai diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic menyatakan tekadnya untuk membawa Maung Bandung juara Liga 1 2019.

Manajemen Persib hanya mematok target finis empat besar bagi Radovic.

"Saya tahu target musim ini adalah empat besar. Tapi, saya akan bicara sama pemain dan manajemen agar bisa menjadi juara musim ini. Saya serius untuk itu semua," katanya dilansir situs resmi Persib, Rabu (9/1/2019).

Pelatih asal Montenegro pemegang lisensi UEFA A ini bertekad membawa Maung Bandung untuk konsisten dalam setiap pertandingan musim 2019.

"Karena ini Persib, setiap kompetisi, setiap pertandingan harus menang, karena Persib tim besar, harus setiap hari, setiap pertandingan coba untuk menang," katanya.

Radovic sendiri pernah menjadi pemain Persib musim 2011-2012 dengan mengemas 16 gol dari 44 penampilan.

Usai membela Persib, Radovic menjadi asisten pelatih selam dua musim dan satu musim menjadi pelatih kepala di klub Liga Montenegro, OFK Grbalj.

“Saya senang jadi pelatih di Persib, sebelumnya saya main di sini. Saya pikir saya sudah di Eropa tiga tahun melatih (asisten pelatih 2 musim, pelatih kepala 1 musim) super liga di sana saya punya pengalaman di sana,” katanya.

Untuk memperkuat pasukannya, Radovic sudah merekrut dua pemain baru, Esteban Vizcarra dan Srdan Lopicic.

Berbeda dengan perekrutan Vizcarra yang didukung penuh bobotoh, perekrutan Lopicic menuai kontroversi terkait usia.

Lopicic diproyeksi menempati slot gelandang serang yang musim lalu dihuni Oh Inkyun. 

Radovic mengaku punya alasan kuat merekrut Lopicic yang usianya sudah menginjak 35 tahun. Menurutnya, umur bukan jadi patokan sang pemain tidak bisa lagi diandalkan.

“Kamu pikir dia tua, kamu pikir saya tua waktu masuk di Persib karena saya punya usia 35 tahun waktu itu. Tapi saya itu tidak suka kalau orang bicara tua atau muda, dalam sepakbola tak ada itu,” kata Radovic.

“Dalam sepakbola, hanya ada pemain bagus dan tidak bagus. Saya pikir dia pemain bagus karena untuk formasi saya dia bagus dan dia profesional,” jelasnya.*

Baca Juga
NEXT POST Next Post
PREVIOUS POST Previous Post