February 5, 2019

Bawa Manchester United Jadi Tim Terbaik Liga Inggris, Solskjaer Diprediksi Pelatih Tetap

Bawa Manchester United Jadi Tim Terbaik Liga Inggris, Solskjaer Diprediksi Pelatih Tetap
Bos klub Queen Park Rangers (QPR) Steve McClaren memprediksi Manchester United mengangkat Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer tetap klub berjuluk The Red Devils itu.

Solskjaer memberi sejumlah kemenangan bagi Manchester United, karena itu ia pantas menjabat sebagai manajer tetap di klub yang lama dibelanya itu.

Setelah menggantikan posisi Mourinho yang dipecat pada Desember lalu, Solskjaer mengoleksi tujuh kemenangan dan sekali imbang di ajang Liga Inggris.

Berkat kemenangan itu, maka dua poin lagi maka Manchester United masuk dalam jajaran empat besar Liga Inggris.

McClare bahkan menyanjung Solskjaer sebagai sosok "lua biasa" dalam menunaikan tugasnya sebagai manajer Manchester United.

"Saya berpendapat bahwa setiap orang sepakat dengan penunjukan itu," McClaren berkata kepada Sky Sport. "(Meski) saya tahu Ole akan bersikap tenang. Ia tipe sosok pemikir dan ia pandai," imbuhnya.

"Ia seorang komunikator yang baik saat bersama dengan para pemain. Ia mampu memberi harapan ketika banyak orang sudah putus harapan. Ia berusaha tampil apa adanya."

"Tidak ada tekanan? Ada tekanan yang luar biasa, karena (Manchester United) merupakan satu dari tiga klub terbesar di dunia. Tekanan justru di pihak manajemen klub. Saya tahu keinginan besar dari Ole."

"Saya juga ingin mengatakan bahwa ia punya staf pelatih yang hebat, Mike Phelan memberi bantuan yang tidak kecil bagi penampilan tim selama ini," katanya.

Manchester United berhasil meraih poin lebih banyak dibandingkan 19 klub Premier League sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer. The Red Devils mengungguli Tottenham Hotspur.

Paul Pogba dan kawan-kawan berhasil meraih tujuh kemenangan dari delapan laga Premier League setelah memecat Jose Mourinho. Manchester United meraih 22 poin dari kemungkinan 24 poin.

Torehan itu membuat Manchester United mengungguli Tottenham (18 poin), Liverpool (16 poin), dan Manchester City (15 poin).

Selain jadi tim dengan koleksi poin terbanyak sejak 19 Desember 2018, Manchester United punya agregat gol yang lebih baik ketimbang tim lain. Skuat asuhan Solskjaer mencetak 20 gol dan hanya kebobolan enam gol.

Solskjaer berhasil mengantarkan Manchester United meraih sembilan kemenangan dari 10 pertandingan di semua ajang. Rapor positif itu membuat Solskjaer difavoritkan menjadi manajer permanen Manchester United.

Manchester United kini membidik lima kemenangan tandang beruntun di semua ajang bersama Solskjaer. Tim asal Manchester terakhir kali membuat catatan tersebut saat masih diarsiteki Sir Alex Ferguson tahun 2012.

Pemecatan Jose Mourinho dan penunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih carataker membuat suasana tim MU kondusif. Paul Pogba menjadi yang paling senang.

Menurut striker MU, Romelu Lukaku, Pogba lebih banyak mengumbar senyum saat sesi latihan dipimpin oleh Solskjaer.

"Sejak kepergian (Jose) Mourinho, situasinya berubah, beberapa pemain lebih positif, lebih sering tersenyum, harapannya ini akan berlanjut," kata Lukaku, seperti dikutip dari Manchester Evening News.

"Pogba? Dia bahagia. Di sesi latihan kami sering meledeknya dan mengatakan jika beberapa pekan ini ia terlihat lebih bahagia dari biasanya," ujarnya menambahkan.

Pada musim ini, Mourinho memang terlibat perseteruan dengan Pogba. Bahkan, Mourinho mencabut jabatan gelandang berusia 25 tahun itu sebagai wakil kapten MU.*


Baca Juga
NEXT POST Next Post
PREVIOUS POST Previous Post