February 22, 2019

Jika Terbukti Pengaturan Skor, Gelar Juara Persija Berpotensi Dicopot

Jika Terbukti Pengaturan Skor, Gelar Juara Persija Berpotensi Dicopot
Jika terbukti ada peran klub terlibat pengaturan skor dalam kompetisi Liga 1 2018, maka gelar juara Persija Jakarta berpotensi dicopot.

Hal itu jelas tertuang dalam Buku 1 Kode Disiplin PSSI 2018 yang diakhir halaman ditanda tangani oleh Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Isu pengaturan skor kembali mencuat usai acara Mata Najwa, Rabu (20/2/2019). Seorang narasumber menyebutkan pengaturan skor juga terjadi di Liga 1. 

Narasumber menduga ada pengaturan skor pada laga Persija vs Mitra Kukar yang menjadi penentu juara.

Perangkat pertandingan tersebut juga menduga, salah satu partai penentu gelar juara Liga 1 2018 saat Persija menghadapi Mitra Kukar telah diatur. 

Dugaan tersebut muncul karena gol-gol yang dicetak Persija berbau kontroversi.

"Yang pasti pada pertandingan itu (Persija vs Mitra Kukar) gol-golnya kontroversial semua. Pasti diatur, keputusan gol itu berbau pelanggaran. Pasti diatur," ungkap sumber tersebut.halaman 2 dari 3
"Perangkat pertandingan yang berbicara. Ada dapat dari Persija. Biasanya sekitar 20 juta, tapi pada saat itu kita tidak tahu berapa. Kalau Persija yang mengatur dari pihak Persija, biasanya lewat mantan Exco PSSI. Inisialnya F," tambahnya.

"Kalau wasit tidak mau nurut, dia penugasannya pasti sedikit. Kalau nurut pasti banyak. Nurut perintah, kalau ga nurut ga tugas, ga dapet uang," ujarnya.

Pada laga tersebut Persija berhasil menang dengan skor 2-1 saat melawan Mitra Kukar. Persija akhirnya menjadi juara Liga 1 2018 setelah unggul satu poin dari PSM Makassar yang berada di possi kedua.

Satgas Antimafia Bola telah menetapkan tersangka Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, terkait dugaan pengrusakan barang bukti pengaturan skor yang menyeret Persija Jakarta.

Wakil Kepala Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, membuat pernyataan mengejutkan dari hasil pemeriksaan wasit.

Dari sejumlah wasit Liga 1 yang telah dimintai kesaksian terkait kasus pengaturan skor, hanya ada 3 klub yang benar-benar bersih.

Di akun instagram, Krishna menyebutkan ketiga klub itu "pelit ke wasit" yang mengindikasikan tidak ada niat menyuap atau mengatur skor.

Ketiga klub itu adalah PSM Makassar, yang disebut Krishna Murti, sebagai klub yang pelit ke wasit-wasit, lalu Persib Bandung dan Persipura Jayapura.*

Baca Juga
NEXT POST Next Post
PREVIOUS POST Previous Post