February 16, 2019

Usai Juara Liga 1 2018, Persija Ditimpa Banyak Masalah

Usai Juara Liga 1 2018, Persija Ditimpa Banyak Masalah
Usai menjadi juara Liga 1 2018, Persija Jakarta ditimpa banyak masalah. Tanda-tanda Macan Kemayoran bermasalah dimulai dengan mundurnya pelatih Stefano Cugurra Teco yang membawa Persija juara Liga 1 dan Piala Presiden 2018.

Teco kini menjadi pelatih Bali United. Padahal, Stefano Cugurra Teco telah ditawari perpanjangan kontrak oleh manajemen Persija.

Terbaru, pemilik saham terbesar Persija yang juga Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjadi tersangka pengaturan skor. Jokdri jadi tersangka usai Satgas Antimafia Bola yang dibentuk Polri.

Sebelumnya, striker andalan Macan Kemayoran, Marko Simic, menjadi tersangka kasus pelecehan seksual di pesawat menuju Australia.

Simic disidang di Australia dan tidak bisa pulang ke Jakarta bersama pemain Persija lainnya usai kalah 1-3 dari Newcastle Jets di ajang kualifikasi Liga Champions Asia.

Simic baru bisa ke Indonesia pada April. Ia berpotensi absen di beberapa laga Piala AFC dan turnamen Piala Presiden 2019 yang diputar pada 2 Maret.

Sebelumnya lagi, dua petinggi Persija, Gede Widiade dan Rafil Perdana, mengudurkan diri, diikuti lima pengurus lainnya.

Tujuh pengurus Persija itu mundur setelah munculnya dugaan dokumen keuangan Persija yang dirusak dengan sengaja. Dokumen itu ditemukan Satgas Antimafia Bola.

Gede dan Rafil meninggalkan jabatan bersamaan dengan penggeledahan kantor Persija pada 1 Februari. Setelah itu, lima pengurus lain menempuh jalan serupa.

Gelar juara Persija di Liga 1 2018 juga bermasalah karan dinilai settingan atau sudah diatur oleh PSSI.

Ketika Teco dan petinggi Persija mundur, muncul banyak pertanyaan yang kini mungkin terjawab dengan dijadikan tersangkanya Joko Driyono.*

Baca Juga
NEXT POST Next Post
PREVIOUS POST Previous Post