February 28, 2019

Polisi: Jangan Ada Unsur Politis pada Pembukaan Piala Presiden 2019 di Bandung

Polres Bandung mengimbau kepada para seluruh suporter agar tidak membawa unsur politis selama berlangsungnya turnamen Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung. 

Polisi: Jangan Ada Unsur Politis pada Pembukaan Piala Presiden 2019 di Bandung

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Bandung, Kompol Warsito, dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Piala Presiden 2019 di Mapolres Bandung, Kamis (28/2/2019).

"Kami dari pihak keamanan meminta kepada semua pihak agar tidak membawa-bawa hal yang berkaitan dengan politik ke dalam dunia olahraga. Kita semua tahu jika ajang olahraga khususnya sepakbola harus jauh dari unsur politis. Tidak ada teriakan-teriakan berbau politis lagi," kata Kompol Warsito dikutip situs resmi Persib.

Polres Bandung enggan jika hal tersebut mampu mengganggu kenyamanan pertandingan sepakbola.

"Memang betul itu merupakan hak setiap warga negara. Tapi, mungkin sedikit tidak etis dan sebaiknya tidak dibawa di ajang olahraga," lanjutnya.

Oleh karena itu, Polres Bandung meminta kepada seluruh pihak terkait agar mampu menciptakan suasana kondusif selama perhelatan berlangsung.

"Saya mewakili pihak keamanan meminta kepada semua koordinator atau ketua-ketua suporter bisa menyampaikan hasil dari rapat koordinasi ini. Semua agar pertandingan bisa terlaksana dengan baik, demi kebaikan bersama," kata Warsito.

Ia juga mengatakan, panitia pelaksana bersama Polres Bandung siap menggelar pembukaan Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (2/3/2019).

Menurut rencana, pembukaan dijadwalkan mulai Pukul 14.00 WIB.

Usai pembukaan, akan digelar partai pembuka Persib Bandung versus PS Tira Persikabo mulai pukul 16.00 WIB, dan dilanjutkan Persebaya Surabaya vs Perseru Serui pukul 18.30 WIB.

Imbauan polisi agar tidak ada chant atau yel-yel politik karena di laga sebelumnya, Persib vs Arema FC di ajang Piala Indonesia, bobotoh di Stadion Si Jalak meneriakkan yel-yel "Prabowo" saat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang merupakan pendukung Jokowi, masuk stadion.

Diduga, yel-yel "Prabowo" menggema di stadion terkait ulah segelintir bobotoh yang mendeklaraskan dukungan kepada Jokowi dengan atribut "bobotoh Jokowi". Bobotoh lalu meneriakkan yel "Prabowo" sebagai ekspresi protes atas digiringnya simbol Persib ke ranah politik.

Panitia Piala Presiden 2019 sendiri kembali dipimpin politisi PDIP, Maruarar Sirait, sebagai Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019. PDIP merupakan pengusung utama Jokowi di Pilpres 2019.*

Baca Juga
NEXT POST Next Post
PREVIOUS POST Previous Post