MotoGP 2020 Kemungkinan Mulai Juli, Hanya Digelar di Eropa


MotoGP 2020 Kemungkinan Mulai Juli, Hanya Digelar di Eropa

Balapan MotoGP 2020 kemungkinan digelar mulai Juli 2020 tanpa penonton. Selain itu, MotoGP 2020 juga akan digelar tanpa penonton.

Opsi tersebut dikemukakan CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, yang mulai membuka opsi untuk melanjutkan MotoGP 2020 dengan dipusatkan di Eropa. Seri Asia dan Amerika kemungkinan tak akan digelar.

Beberapa sirkuit juga berpeluang melangsungkan dua balapan secara beruntun dalam satu pekan. Ini dilakukan dengan pertimbangan untuk menghemat waktu dan menjaga kondisi kesehatan para pebalap.

"Kita sekarang berada dalam 'skenario pertama' terkait jadwal. Balapan kemungkinan kembali digelar pertengahan Juli di Eropa, tepatnya di Spanyol. Kami sedang menunggu persetujuan akhir dari pemerintah, "kata Ezpeleta dikutip dari Fox Sports Asia.

"Gagasan kami adalah membuat sekitar 12-13 GP di Eropa antara Juli hingga awal November. Jika grand prix di luar Eropa memungkinkan, kami akan ke Asia dan Amerika selama November hingga pertengahan Desember."

"Mungkin pada awal September kita akan mengumumkan apakah grand prix non-Eropa bisa digelar atau tidak."

Ezpeleta mengatakan alasan ekonomi jadi pertimbangan untuk tak menggelar balapan di luar Eropa. Butuh biaya besar untuk menggelar balapan di Asia sehingga sangat tak mungkin melangsungkan balapan tanpa penonton.

"Perlombaan di Eropa sangat memungkinkan digelar tanpa penonton, tetapi pergi ke Asia tanpa penonton sangat sulit karena biayanya," jelasnya.

"Jadi kami akan pergi ke Asia jika balapan memungkinkan digelar. Kami tengah berbicara dengan beberapa promotor untuk mengetahui apakah rencana ini mungkin direalisasikan atau tidak."

Sejauh ini MotoGP 2020 hanya digelar secara virtual dan sudah mengadakan empat seri.


NEXT POST Next Post
PREVIOUS POST Previous Post